Glosarium Istilah BMKG
Kamus istilah dan definisi seputar meteorologi, klimatologi, geofisika, dan kebencanaan untuk memudahkan masyarakat memahami informasi BMKG.
Awan Cumulonimbus (Cb)
Awan konvektif vertikal yang sangat besar, padat, dan menjulang tinggi menyerupai gunung atau menara. Merupakan awan pembawa badai petir, hujan lebat, kilat, angin kencang (microburst), dan hujan es.
El Niño
Fenomena anomali kenaikan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur, yang umumnya berdampak pada berkurangnya curah hujan dan kekeringan di sebagian besar wilayah Indonesia.
Episentrum
Titik di permukaan bumi yang berada tepat vertikal di atas hiposentrum / pusat patahan gempa bumi di bawah tanah.
METAR
Aerodrome Routine Meteorological Report — laporan sandi cuaca rutin bandara yang diamati setiap 30 atau 60 menit sekali untuk operasional penerbangan.
Hiposentrum (Pusat Gempa)
Titik atau sumber di dalam kerak bumi tempat terjadinya pelepasan energi gelombang seismik pertama kali yang menyebabkan gempa bumi.
La Niña
Fenomena anomali pendinginan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik ekuator, yang memicu peningkatan pembentukan awan hujan dan curah hujan di atas normal di wilayah Indonesia.
Siklon Tropis
Sistem tekanan rendah non-frontal berskala besar yang berkembang di atas perairan tropis hangat dengan pusaran angin kencang melingkar dan wilayah hujan badai terorganisir.
SPECI
Aerodrome Special Meteorological Report — laporan sandi cuaca khusus bandara yang diterbitkan sewaktu-waktu ketika terjadi perubahan cuaca signifikan secara mendadak.
Indian Ocean Dipole (IOD)
Fenomena perbedaan suhu permukaan laut antara Samudra Hindia bagian barat (pantai timur Afrika) dan Samudra Hindia bagian timur (perairan barat Sumatra/Jawa).
Isobar
Garis khayal pada peta cuaca yang menghubungkan tempat-tempat dengan tekanan atmosfer yang sama yang telah direduksi ke permukaan laut rata-rata.
Magnitudo
Ukuran besaran energi yang dilepaskan di pusat gempa bumi, dihitung secara instrumental dari rekaman seismograf (skala logaritmik tanpa batas).
TAF (Terminal Aerodrome Forecast)
Prakiraan cuaca resmi untuk area bandara dalam radius 5 mil laut, berlaku untuk periode waktu tertentu (biasanya 24 atau 30 jam).
CAVOK (Ceiling and Visibility OK)
Istilah sandi saat kondisi cuaca bandara sangat baik: jarak pandang mendatar 10 km atau lebih, tidak ada awan di bawah 5.000 kaki, dan tidak ada fenomena cuaca berbahaya.
Madden-Julian Oscillation (MJO)
Gelombang atmosfer tropis intra-musiman yang merambat dari barat ke timur di wilayah ekuator setiap 30-60 hari, mempengaruhi aktivitas konveksi dan curah hujan.
Skala MMI (Modified Mercalli Intensity)
Skala deskriptif (I sampai XII) yang mengukur tingkat getaran gempa bumi berdasarkan dampak kerusakan dan getaran yang dirasakan oleh manusia dan bangunan di lokasi tertentu.
Titik Embun (Dew Point)
Suhu udara saat uap air di dalamnya mulai mengembun menjadi tetesan air (kondensasi) pada tekanan konstan. Semakin dekat titik embun dengan suhu aktual, semakin tinggi kelembapan udara.
Hari Tanpa Hujan (HTH)
Jumlah hari berturut-turut di mana tidak terjadi hujan atau curah hujan kurang dari 1 mm per hari, digunakan untuk memonitor potensi kekeringan meteorologis.
Hujan Konvektif
Hujan yang terjadi akibat proses pemanasan intensif permukaan bumi oleh radiasi matahari yang memicu naiknya massa udara hangat dan lembap ke atmosfer atas.
InaTEWS (Indonesia Tsunami Early Warning System)
Sistem peringatan dini tsunami nasional Indonesia yang dikelola oleh BMKG untuk mendeteksi potensi tsunami dalam waktu kurang dari 5 menit setelah gempa.
Windshear
Perubahan mendadak pada kecepatan dan/atau arah angin dalam jarak pendek di sepanjang lintasan terbang pesawat, sangat berbahaya saat fase take-off atau landing.
Kelembapan Relatif (RH)
Perbandingan antara jumlah uap air aktual di udara dengan jumlah maksimum uap air yang mampu ditampung udara pada suhu dan tekanan tertentu, dinyatakan dalam persen (%).
QNH
Pengaturan tekanan altimeter barometer stasiun yang disesuaikan ke permukaan laut rata-rata (Mean Sea Level) menurut atmosfer standar, sehingga altimeter pesawat membaca elevasi landasan.
ShakeMap
Peta estimasi tingkat guncangan gempa bumi (ground motion) yang dihasilkan secara otomatis oleh sistem BMKG sesaat setelah kejadian gempa bumi.