Lombok, 4 Desember 2025 – Perum LPPNPI Cabang Lombok sukses melaksanakan Kegiatan Emergency Drill Tahun 2025 sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan dan penguatan prosedur penanganan keadaan darurat di lingkungan layanan navigasi penerbangan. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai instansi terkait, termasuk Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (Stamet ZAM) Lombok yang turut berpartisipasi dalam simulasi penanganan kondisi darurat. Keikutsertaan Stamet ZAM merupakan bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan keselamatan penerbangan, khususnya dalam penyediaan informasi meteorologi yang akurat dan cepat pada saat situasi kritis. Personel Stamet ZAM berperan dalam koordinasi penyampaian informasi cuaca, penyediaan data meteorologi pendukung, serta komunikasi lintas unit selama skenario simulasi berlangsung. Pelaksanaan Emergency Drill mencakup beberapa tahapan penting, seperti penerimaan laporan insiden, aktivasi prosedur tanggap darurat, pengamanan area operasi, hingga pelaksanaan mitigasi sesuai dengan standar operasional. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana evaluasi efektivitas koordinasi antarinstansi, termasuk sinergi antara Perum LPPNPI dan BMKG Stamet ZAM. Kepala Perum LPPNPI Cabang Lombok menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen perusahaan dalam menjaga standar keselamatan penerbangan. Sementara itu, Kepala Stamet ZAM menegaskan bahwa kolaborasi melalui latihan bersama sangat penting untuk memastikan ketepatan informasi meteorologi dalam menunjang keputusan operasional saat kondisi darurat. Kegiatan diakhiri dengan sesi evaluasi untuk mengidentifikasi hal-hal yang berjalan baik maupun aspek yang masih perlu ditingkatkan. Hasil evaluasi ini akan digunakan sebagai dasar penyempurnaan prosedur keselamatan dan peningkatan kapasitas personel pada latihan berikutnya. Dengan terselenggaranya Emergency Drill Tahun 2025 ini, Perum LPPNPI Cabang Lombok bersama Stamet ZAM menegaskan komitmen dalam mendukung layanan navigasi penerbangan yang aman, andal, dan berstandar internasional.