MATARAM – Dalam rangka memperkuat sinergi lintas instansi untuk mengantisipasi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) selama musim kemarau, perwakilan BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Lombok menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi melalui Zoom Meeting bersama di Ruang Vicon Polresta Mataram, Kamis (30/7/2026). Kegiatan koordinasi ini diselenggarakan untuk memantau kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan daerah dalam menghadapi ancaman karhutla, pemetaan wilayah rawan, serta koordinasi teknis pengawasan hotspot (titik panas) secara real-time. Kehadiran BMKG Stasiun Meteorologi ZAM Lombok dalam kegiatan ini mempertegas peran strategis analisis data cuaca dan iklim dalam upaya mitigasi bencana. Informasi analisis dinamika atmosfer, prakiraan cuaca harian, peta potensi kemudahan terjadinya kebakaran, serta sebaran titik panas menjadi acuan utama bagi aparat penegak hukum dan instansi terkait dalam menentukan langkah pencegahan di lapangan. Pihak BMKG Stasiun Meteorologi ZAM Lombok menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung Polresta Mataram dan seluruh pemangku kepentingan daerah melalui penyediaan informasi iklim dan cuaca yang akurat serta tepat waktu. "Dukungan data cuaca dan pemantauan titik panas yang valid sangat krusial agar langkah penanganan karhutla di wilayah hukum Polresta Mataram dapat dilakukan secara terukur dan presisi sebelum api membesar," jelas perwakilan BMKG ZAM Lombok di sela kegiatan. Melalui rapat koordinasi lintas sektoral ini, diharapkan terbentuk sinergi yang solid antara BMKG, Kepolisian, TNI, dan Pemerintah Daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mewujudkan wilayah Lombok yang aman dan bebas dari bencana asap karhutla.